Hi, Guest!
  • Semua Kategori

Instalasi Shelter PLTBM BD 16-1000L- Biomass Power Plant Shelter Installation

Update Terakhir
:
10 / 01 / 2016
Min. Pembelian
:
0
Harga
Rp. 100.000.000
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Indonetwork tidak melakukan verifikasi alamatdan dokumen untuk keanggotaan Free Member. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadihal-hal yang tidak diinginkan.


Detail Instalasi Shelter PLTBM BD 16-1000L- Biomass Power Plant Shelter Installation

Instalasi Shelter PLTBM BD 16-1000L adalah rangkaian digester pembangkitan energi terbarukan berupa biometan ( biogas murni) bagi kepentingan menyalakan generator ( genset bahan bakar biogas) , gas sebagai bahan bakar kompor masak memasak, membangkitkan dan menyimpan daya listrik dalam rangkaian battery accu ( power bank) maupun menyiapkan biogas murni guna didistribusi dalam tabung bertekanan ( energi panas burner industri) .

Instalasi terdiri dari 16 unit digester BD 1000 L yang masing-masing unit digesternya terbuat dari bahan HDPE ( High Density Polyethylene) , ketebalan 3 - 5 mm, memiliki dimensi PLT ( Panjang 1 m, lebar 1 m, tinggi 1 m) bisa bertahan hingga diatas 3 tahun. Tangki diperkuat rangka alumunium, .dirancang kuat bagi tekanan sampai 3 bar ( 45 psi) , sementara biogas secara umum hanya memberi tekanan 3 psi. Instalasi dilengkapi dengan 1 unit pompa chopper ( grinder pumps) , 6 tabung pemurnian biogas, 1 unit Genset Biogas 5 KVA, 6 unit gas holder BRT 1010 serta perlengkapan ( mini kompresor, manometer, water trap, valve, slang, pipa PVC) serta kompor 2 tungku.

Instalasi pembangkitan listrik PLTBM melalui generator set ( genset) berbahan bakar biogas murni ini dilengkapi dengan rangkaian seri penyimpan daya ( 4 unit battery 12 V / 40 Ah dengan kapasitas penyimpanan daya 1, 92 KWH) , kemudian sistim pengisian ( charger regulator) dan konversi daya ke listrik dari battery ke arus ( AC 220 Volt) melalui inverter 1 KW.

Kapasitas digester 16 unit @ 1 m3, ~ 16 m3, memerlukan input material, pada saat pertama pengisian 16 m3 dan hari selanjutnya 800 liter/ hari berupa bubur biomassa ( sampah, gulma kebun, gulma air maupun kotoran ternak) .

Hasil fermentasi sampah dan biomassa ( termasuk sisa makanan, rumput halaman, kotoran hewan ternak peliharaan dan aneka sisa tumbuhan lainnya) dalam BD 16-1000L adalah metana ( CH4) , CO2 ( karbondioksida) , sedikit sekali N2, H2, O2 dan H2S) . Biogas, atau methana bersifat mudah terbakar ( flammable) namun tidak memiliki sifat eksplosif, bebas dari kekhawatiran terjadinya ledakan. Berbeda dengan LPG, yang terdiri dari sifat buthana. Pada kondisi pemenuhan 800 liter/ hari, Instalasi BD 16-1000 L menghasilkan biometan ( biogas murni) > 80 % metan ( CH4) sebanyak 32 m3 yang memiliki daya nyala dan kalori tinggi sebagai bahan kompor guna masak memasak setara dengan 16 kg LPG/ hari atau ketika dijadikan bahan bakar generator akan memberikan output daya listrik 32 KWH ( Kilo Watt Hour) / hari.

Instalasi pembangkitan energi berbahan sampah dan biomassa ini efektif digunakan di pasar, hotel, restoran, perumahan, perkantoran, pagar jalan area ( peternakan, kebun, perkebunan, kolam dan areal yang memerlukan energi, berfungsi mengolah sampah di kawasan tersebut dan, juga, sebagai pagar pembatas) .

Dipasang, diinstall dan dimobilisasi dengan mudah, di permukaan, tanpa harus dibenam dalam tanah seperti umumnya digester. Keunggulan instalasi ini dapat dirancang sebagai pengolah sampah dalam berbagai kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan ( scalable) atau multi skala ( mulai 1 unit dengan kapasitas harian 50 liter/ hari hingga kelipatannya) . Bahkan instalasi ini dapat didirikan dengan memanfaatkan ruang secara vertikal hingga 5 m dengan konstruksi besi UNP, menghemat kebutuhan areal serta dapat didirikan dengan desain yang artistik serta sekaligus sebagai papan reklame bagi perusahaan maupun korporasi.

Pengertian biomassa merujuk pada semua material biologis ( hidup dan baru mati) meliputi antaranya sampah organik ( semua bahan sampah berasal dari makhluk hidup) , kemudian aneka jenis gulma perairan danau dan sungai ( eceng gondok, rumput laut, kiambang, ganggang dan alga) , gulma kebun ( alang2, rumput) sisa panen tanaman semusim ( jagung, jerami, kacang tanah, dan semua jenis tumbuhan) serta limbah individual manusia ( feces tinja) dari suatu MCK maupun septic tank komunal suatu komplek perumahan, apartemen dan kawasan bisnis lainnya.

Aneka biomassa dan sampah organik tersebut diatas akan menghasilkan biogas, suatu sumber energi baru terbarukan ( renuwable energy) yang tersedia, tanpa harus melakukan program penanaman secara khusus, atau dapat diperoleh di hampir semua lokasi dan dengan biaya murah.

Selain penerimaan manfaat berupa bahan bakar gas sebagai suatu energi baru terbarukan diatas, instalasi Shelter BD 16-1000L menghasilkan lumpur ( slurry) dengan kualitas pupuk cair organik sebanyak 3, 200 liter/ hari. Lumpur ini dapat ditingkatkan kualitasnya dengan menambahkan kedalamnya aneka bakteri ( penambat N2, pelarut posfat dan KCL) atau zat tumbuh, sehingga memiliki nilai tambah ( added value) sebagai pupuk hayati atau pupuk organik ( * ) .
Tampilkan Lebih Banyak

digester biogas l genset bioelektrik l komposter l mesin pencacah l teknologi olah sampah l aktivator bakteri i biodigester - www.kencanaonline.com
Jl Desa Langonsari Karikil Kec Pameungpeuk KM13, Bandung Selatan
Indonesia 40376
Bandung Selatan
-
08XX-XXX-XXX

Detail Instalasi Shelter PLTBM BD 16-1000L- Biomass Power Plant Shelter Installation

Instalasi Shelter PLTBM BD 16-1000L adalah rangkaian digester pembangkitan energi terbarukan berupa biometan ( biogas murni) bagi kepentingan menyalakan generator ( genset bahan bakar biogas) , gas sebagai bahan bakar kompor masak memasak, membangkitkan dan menyimpan daya listrik dalam rangkaian battery accu ( power bank) maupun menyiapkan biogas murni guna didistribusi dalam tabung bertekanan ( energi panas burner industri) .

Instalasi terdiri dari 16 unit digester BD 1000 L yang masing-masing unit digesternya terbuat dari bahan HDPE ( High Density Polyethylene) , ketebalan 3 - 5 mm, memiliki dimensi PLT ( Panjang 1 m, lebar 1 m, tinggi 1 m) bisa bertahan hingga diatas 3 tahun. Tangki diperkuat rangka alumunium, .dirancang kuat bagi tekanan sampai 3 bar ( 45 psi) , sementara biogas secara umum hanya memberi tekanan 3 psi. Instalasi dilengkapi dengan 1 unit pompa chopper ( grinder pumps) , 6 tabung pemurnian biogas, 1 unit Genset Biogas 5 KVA, 6 unit gas holder BRT 1010 serta perlengkapan ( mini kompresor, manometer, water trap, valve, slang, pipa PVC) serta kompor 2 tungku.

Instalasi pembangkitan listrik PLTBM melalui generator set ( genset) berbahan bakar biogas murni ini dilengkapi dengan rangkaian seri penyimpan daya ( 4 unit battery 12 V / 40 Ah dengan kapasitas penyimpanan daya 1, 92 KWH) , kemudian sistim pengisian ( charger regulator) dan konversi daya ke listrik dari battery ke arus ( AC 220 Volt) melalui inverter 1 KW.

Kapasitas digester 16 unit @ 1 m3, ~ 16 m3, memerlukan input material, pada saat pertama pengisian 16 m3 dan hari selanjutnya 800 liter/ hari berupa bubur biomassa ( sampah, gulma kebun, gulma air maupun kotoran ternak) .

Hasil fermentasi sampah dan biomassa ( termasuk sisa makanan, rumput halaman, kotoran hewan ternak peliharaan dan aneka sisa tumbuhan lainnya) dalam BD 16-1000L adalah metana ( CH4) , CO2 ( karbondioksida) , sedikit sekali N2, H2, O2 dan H2S) . Biogas, atau methana bersifat mudah terbakar ( flammable) namun tidak memiliki sifat eksplosif, bebas dari kekhawatiran terjadinya ledakan. Berbeda dengan LPG, yang terdiri dari sifat buthana. Pada kondisi pemenuhan 800 liter/ hari, Instalasi BD 16-1000 L menghasilkan biometan ( biogas murni) > 80 % metan ( CH4) sebanyak 32 m3 yang memiliki daya nyala dan kalori tinggi sebagai bahan kompor guna masak memasak setara dengan 16 kg LPG/ hari atau ketika dijadikan bahan bakar generator akan memberikan output daya listrik 32 KWH ( Kilo Watt Hour) / hari.

Instalasi pembangkitan energi berbahan sampah dan biomassa ini efektif digunakan di pasar, hotel, restoran, perumahan, perkantoran, pagar jalan area ( peternakan, kebun, perkebunan, kolam dan areal yang memerlukan energi, berfungsi mengolah sampah di kawasan tersebut dan, juga, sebagai pagar pembatas) .

Dipasang, diinstall dan dimobilisasi dengan mudah, di permukaan, tanpa harus dibenam dalam tanah seperti umumnya digester. Keunggulan instalasi ini dapat dirancang sebagai pengolah sampah dalam berbagai kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan ( scalable) atau multi skala ( mulai 1 unit dengan kapasitas harian 50 liter/ hari hingga kelipatannya) . Bahkan instalasi ini dapat didirikan dengan memanfaatkan ruang secara vertikal hingga 5 m dengan konstruksi besi UNP, menghemat kebutuhan areal serta dapat didirikan dengan desain yang artistik serta sekaligus sebagai papan reklame bagi perusahaan maupun korporasi.

Pengertian biomassa merujuk pada semua material biologis ( hidup dan baru mati) meliputi antaranya sampah organik ( semua bahan sampah berasal dari makhluk hidup) , kemudian aneka jenis gulma perairan danau dan sungai ( eceng gondok, rumput laut, kiambang, ganggang dan alga) , gulma kebun ( alang2, rumput) sisa panen tanaman semusim ( jagung, jerami, kacang tanah, dan semua jenis tumbuhan) serta limbah individual manusia ( feces tinja) dari suatu MCK maupun septic tank komunal suatu komplek perumahan, apartemen dan kawasan bisnis lainnya.

Aneka biomassa dan sampah organik tersebut diatas akan menghasilkan biogas, suatu sumber energi baru terbarukan ( renuwable energy) yang tersedia, tanpa harus melakukan program penanaman secara khusus, atau dapat diperoleh di hampir semua lokasi dan dengan biaya murah.

Selain penerimaan manfaat berupa bahan bakar gas sebagai suatu energi baru terbarukan diatas, instalasi Shelter BD 16-1000L menghasilkan lumpur ( slurry) dengan kualitas pupuk cair organik sebanyak 3, 200 liter/ hari. Lumpur ini dapat ditingkatkan kualitasnya dengan menambahkan kedalamnya aneka bakteri ( penambat N2, pelarut posfat dan KCL) atau zat tumbuh, sehingga memiliki nilai tambah ( added value) sebagai pupuk hayati atau pupuk organik ( * ) .
Tampilkan Lebih Banyak